MUARO JAMBI – Suaro Muaro Jambi – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang mencakup wilayah Kecamatan Sekernan, Maro Sebo, dan Taman Rajo. Kegiatan tersebut digelar di Aula Baparida Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (11/02/2026).
Musrenbang ini menjadi forum penting dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2027, dengan menampung berbagai usulan prioritas pembangunan dari desa dan kelurahan di tiga kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Junaidi H. Mahir menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program pembangunan daerah.
“Musrenbang bukan sekadar agenda rutin atau formalitas administratif. Forum ini menjadi sarana penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung aktif dan dinamis, sejumlah sektor strategis menjadi perhatian utama dalam pembahasan perencanaan pembangunan di wilayah Sekernan, Maro Sebo, dan Taman Rajo.
Salah satu sektor yang menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan penghubung antar desa serta optimalisasi sarana irigasi guna mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti penguatan ekonomi lokal, termasuk pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan potensi wisata sungai yang melintasi wilayah Sekernan dan Maro Sebo.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi agenda penting dalam Musrenbang tersebut. Pemerintah daerah berencana memperkuat fasilitas layanan kesehatan dasar seperti Puskesmas Pembantu (Pustu), serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan guna mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Tidak kalah penting, isu lingkungan hidup juga turut menjadi perhatian, khususnya terkait upaya mitigasi banjir di kawasan yang berada di sepanjang aliran sungai, terutama di wilayah Kecamatan Taman Rajo.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, pimpinan rapat menegaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan akan dipilah berdasarkan skala prioritas serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Setiap usulan yang masuk akan kami kaji dan diseleksi berdasarkan prioritas pembangunan. Fokus kita untuk tahun 2027 adalah pemerataan pembangunan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Musrenbang ini juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kepala desa, perangkat kecamatan, hingga perwakilan kelompok perempuan yang turut aktif menyampaikan aspirasi dan masukan.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam forum tersebut menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap perencanaan pembangunan yang disusun dapat lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
